Ketika waktu itu ada
Abadikanlah
Karena mungkin takkan terjadi lagi
Kaca pecah masih terasa
Dendam diantara bara api
Sakit rasa diiris
Pedih tangis
Cukup sudah kau
Kami tak ingin kau kembali
Jika bara masih kau genggam panas
Panah berlumur darah benci
Biarkan kami berjalan
Angin semilir itu hanya lalu
Karena badai hati merusak
Menunggu
Ketika angin semilir itu masih ada
Abadikanlah
Jadikan potret pilu
Kami dan kau
Tebingtinggi, 18 Jun. 08, 22:22 WIB
0 komentar:
Posting Komentar