Memoar untuk sahabat

jika bintang tak lagi menari kawan

dan esok pagi kicau pipit lenyap dari sini

maka kumau teman

papah senyumku yang tak lagi melambai

salam hangat untukmu malam ini


kau pun bukan tak meringis

tak ringan beban kau angkat dalam isak tangis

angkat!

kau dan aku memikul kuk yang sama

kau dengan nya

ku dengan dia


sebentar sahabat waktu kita menepi

usah kau pilu jalan kita hampir usai

tapi ku tak mau menyerah

sebelum detik henti dan asa sirna sudah


kawan

malam ini aku sendiri menatap mendung

bantu ku menembus awan

sbab rinduku padanya tiada terbendung


Tebingtinggi, 27 Agustus 2008, 21.30 WIB

0 komentar: