Menanti Aurora

Pernah ku berpikir 'tuk melupa segalanya
mengganti setiap citra dirinya
dengan cinta yang realita
tapi tak mampu aku menghapus asa

Ini bukan rasa yang biasa
sebab aku telah lama
membawa luka dan harap bersama
setiap langkah tak terlupa

mungkinkah semua hanya ilusi..
sebatas mimpi menjelang pagi..

aku masih menanti Aurora
menari di atas bintang utara
aku masih menanti embun hati
menelusuri pucuk daun pagi

ku ingin rasa ini jadi nyata
sebelum masa ini lenyap tanpa kata

Tebingtinggi, 22 Agustus 2008

0 komentar: